Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani, mengambil sumpah dan menyerahkan petikan SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Formasi Tahun 2021 di lapangan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat, Selasa (14/6). Dewi Handajani mengatakan, Keputusan Menpan-RB Nomor 766 Tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Tanggamus Tahun Anggaran 2021, Tanggamus mendapatkan alokasi Formasi P3K Guru sebanyak 1.201 formasi. “Tapi peserta lulus seleksi tahap I dan II berjumlah 787 orang dengan rincian tahap I : 428 orang dan tahap II : 359 orang,” jelasnya. Dewi meminta seluruh P3K di Pemkab Tanggamus harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga disiplin, menjauhi narkoba, menjauhi korupsi, dan dapat menyesuaikan perkembangan teknologi sekarang. Dia juga mendorong seluruh P3K terus memberikan teladan melalui peningkatan kinerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Kerapkali dia sampaikan, bahwa tak mungkin ada perubahan luar biasa jika cara kerja biasa-biasa saja. Baca Juga: Pandemi Covid-19 Berimbas ke Para Surfer di Krui “Orang bekerja dengan cara biasa dan berharap hasil luar biasa, itu sangat tak mungkin tanpa melalui kerja keras, kerja cerdas, dan ulet. Bahkan, fase mencapai hal luar biasa itu harus ditempa dan dijalani dengan cara luar biasa,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Tanggamus, Yadi Mulyadi, mengatakan, pengadaan P3K Pemkab Tanggamus formasi tahun 2021 dilandasi Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi. Surat ini antara lain menetapkan, bahwa alokasi Birokrasi Nomor 766 Tahun 2021 tanggal 29 April 2021. Formasi P3K Jabatan Fungsional Guru untuk Pemkab Tanggamus berjumlah 1.201 formasi dengan tahap pertama lulus 428 dan tahap kedua 359 untuk formasi 2021. Baca Juga: Wabup Way Kanan Hadiri Paripurna DPRD Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban APBD 2021 Jumlah alokasi formasi tersedia ini yang dapat terisi sebanyak 787 formasi terdiri dari 52 Ahli Pertama Guru Agama Islam, 12 Ahli Pertama Guru Bahasa Indonesia, 22 Ahli Pertama Guru Bahasa Inggris, 28 Ahli Pertama Guru Bimbingan Konseling, dan 5 Ahli Pertama Guru IPA. Kemudian, 5 Ahli Pertama Guru IPS, 587 Ahli Pertama Guru Kelas, 13 Ahli Pertama Guru Matematika, 47 Ahli Pertama Guru Penjasorkes, 10 Ahli Pertama Guru PPKn, 4 Ahli Pertama Guru Seni Budaya, dan 2 Ahli Pertama Guru TIK “Pemerintah dengan proses pengangkatan P3K dilakukan kepada pelamar yang lulus seleksi telah diberikan Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dari Badan Kepegawaian Negara,” katanya. Pengambilan sumpah dan penyerahan SK itu berdasarkan Keputusan Bupati Nomor: 800/515/43/2022 Tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here